Posted in Tips Mobil

3 Jenis Penyebab Dan Cara Memperbaiki Speedometer Motor Rusak Atau Mati

Apakah speedometer sepeda motor Anda sedang rusak atau mati? Permasalahan seperti itu memang kerap kali terjadi, baik pada sepeda motor sport, bebek maupun matic. Speedometer merupakan salah satu alat ukur kecepatan dan di kendaraan. Alat tersebut adalah salah satu bagian perlengkapan standar pada sepeda motor yang memiliki fungsi supaya driver mengetahui Berapa kecepatan Laju kendaraan ketika sedang mengemudi sehingga bisa mengaturnya.

Jenis-Jenis Speedometer

Pada sepeda motor terdapat 3 jenis speedometer, di antaranya adalah:

Speedometer GPS

Speedometer GPS adalah salah satu speedometer yang cukup canggih. Sistem kerja speedometer ini memakai perubahan dari koordinat kendaraan ketika sedang melaju, lalu diolah hingga memperoleh informasi kecepatan kendaraan. Sumber perolehan data koordinat berasal dari satelit. Keuntungan memakai sistem speedometer GPS yaitu bisa mengurangi penggunaan kabel, sehingga sepeda motor terlihat lebih rapi.

Speedometer Elektronik

Speedometer elektronik bekerja di bagian poros penggerak di sepeda motor. Sensor tersebut bekerja mendeteksi jumlah dari putaran poros yang nantinya data yang diperoleh akan diteruskan kebagian speedometer lewat sebuah perangkat pembaca sensor. Selanjutnya, data hasil kiriman bisa terbaca oleh pengendara, entah dalam bentuk digital maupun analog.

Speedometer Mekanis

Sistem kerja dari speedometer mekanis rata-rata memakai roda bagian depan untuk acuan di dalam mengetahui kecepatan kendaraan, yakni dengan cara menyambungkan bagian speedometer dan sumbu dari roda memakai sebuah kabel khusus. Ketika roda depan berputar, maka bagian dari ujung kabel akan berinteraksi sehingga bisa memutar jarum speedometer.

Pada kesempatan kali ini, penulis akan menguraikan penyebab dan cara memperbaiki speedometer pada sepeda motor yang mati atau rusak. Selanjutnya, jenis speedometer yang akan diulas yaitu jenis speedometer mekanis, sebab speedometer mekanis masih digunakan oleh sebagian besar sepeda motor di Indonesia.

Dari pengalaman, penulis juga pernah mendapatkan permasalahan pada speedometer yang mati, sehingga tulisan ini secara tidak langsung berdasarkan pengalaman. Awal kejadian, dulu sepeda motor pernah mengalami roboh dan selang waktu yang tidak terlalu lama speedometer ikut mati.

Pada saat kejadian, tidak diketahui secara pasti apakah bagian dari spirometer ikut terbentur, sebab pada saat itu penulis tidak terlalu memperhatikan. Tahunya speedometer langsung rusak. Pada saat itu, penulis membawa sepeda motor ke bengkel dan diminta untuk mengganti speedometer dengan yang baru dan kisaran harganya antara Rp. 400.000 hingga Rp. 500.000. Dengan harga segitu akhirnya penulis mengurungkan niat untuk menggantinya karena cukup mahal.

Penyebab Dan Cara Memperbaiki Speedometer Pada Sepeda Motor

Baiklah, tidak usah perpanjang cerita mari kita bahas satu persatu penyebab dan cara memperbaiki speedometer yang rusak pada sepeda motor.

Speedometer Rusak

Meskipun bagian speedometer jarang sekali yang rusak, tetap saja ada kemungkinan bagian tersebut mengalami masalah. Beberapa jenis masalah pada speedometer diantaranya:

  1. Berkaratnya bagian dalam speedometer
  2. Tersendatnya jarum pada speedometer
  3. Penggerak jarum berupa Per mengalami patah
  4. Rusak atau lepasnya Gear

Seperti pengalaman yang pernah penulis alami, ada kemungkinan speedometerlah yang mengalami kerusakan. Hal tersebut ditandai pada saat sepeda motor dikendarai terdengar ada bunyi seperti terdapat Gear yang lepas dan jarumnya tetap diam. Penulis mencoba untuk melepas kabel penghubung supaya bunyi tersebut tidak lagi terdengar, meskipun kondisi speedometer tetap bermasalah.

Apabila kerusakan terjadi di di bagian perangkat speedometernya, proses perbaikan cukup sulit dilakukan. Disarankan untuk mengganti perangkat speedometer dengan yang baru. Anda bisa pula mencoba untuk membawa ke bengkel yang benar-benar anda percaya, barangkali bisa memperbaiki kerusakan pada speedometer.

Gear Box Speedometer

Sebagai informasi, posisi atau letak dari gear box speedometer ada di bagian sumbu roda depan, yang berfungsi menyambungkan kabel dengan roda. Fungsinya adalah guna mengalirkan tenaga yang berasal dari roda ke kabel, entah itu bergeser atau berputar.

Sejumlah permasalahan yang kerap kali terjadi pada gear box speedometer adalah:

  1. Gear box yang sudah usang atau sudah aus. Silakan Anda lakukan pengecekan sendiri pada gear box, apakah masih bagus atau sudah terkikis dan menjadi kecil. Apabila telah terkikis, anda bisa menggantinya dengan yang baru.
  2. Gear box speedometer retak atau pecah. Masalah ini bisa dikarenakan adanya benturan yang cukup keras.
  3. Proses pemasangan gear box yang tidak pas atau kurang teliti. Hal ini bisa menimbulkan aliran tenaga yang berasal dari roda tidak bisa tersalurkan secara total ke bagian speedometer, sehingga bagian speedometer tetap mati.

Kabel Speedometer

Lakukan pengecekan pada kabel speedometer. Komponen ini adalah bagian yang tersambung dari speedometer kebagian gear box di sumbu roda depan. Perhatikan, apakah kabel tersebut mengalami putus atau rusak. Dapat pula dikarenakan oleh kondisi kabel yang tertarik atau tertekuk.

Kondisi kabel yang berkarat juga dapat menjadi penyebab speedometer sepeda motor mati. Anda bisa mencoba untuk melepas kabel dari gear box speedometer yang menempel di bagian tumbuhan, kemudian tariklah kabel secara perlahan dan hati-hati. 

Apabila ketika anda tarik terasa ada sendatan atau terdapat bagian yang berkarat, bisa jadi dikarenakan terdapat air yang merembes ke bagian dalam atau bisa pula dikarenakan usia kabel yang memang sudah tua dan minta diganti. Mungkin, kondisi tersebut yang menjadi penyebab speedometer bermasalah.

Pemahaman mengenai penyebab dan cara memperbaiki speedometer pada sepeda motor yang rusak atau mati benar-benar bermanfaat untuk anda di dalam menganalisa letak kerusakan sekaligus memperbaiki sendiri speedometer yang rusak atau mati. Minimal, ketika anda berhasil memperbaiki sendiri permasalahan tersebut, anda benar-benar bisa berhemat. Terima kasih dan semoga bermanfaat.