Posted in Tips Mobil

5 Cara Mudah Bedakan Ban Tubeless dan Ban Biasa (Tubetype) Terbaru 2020

Ban pada sepeda motor begitu penting untuk mendapat perhatian, bahkan menurut penulis sama pentingnya dengan memperhatikan mesin kendaraan. Apakah alasannya? Sebab ban merupakan bagian penghubung antara mesin dengan jalanan yang menyalurkan tenaga dari bagian mesin ke Jalan. Apabila terdapat permasalahan pada bagian ban, maka akan memiliki dampak kepada performa dari kendaraan dan tentunya bisa cukup membahayakan.

Apakah Anda pernah menonton balapan motoGP? Jawabannya tentu pasti. Pada balapan motor tersebut, kondisi ban dan pemilihan ban begitu mempengaruhi tingkat kemenangan setiap pembalap. Apabila pada balapan motoGP terdapat tipe ban basah dan ban kering, ban lunak, ban medium dan ban keras, pada sepeda motor terdapat dua tipe ban yang cukup populer dipakai, yakni ban biasa atau tubetype dan ban tubeless.

Lantas, apa sajakah perbedaan ban tubeless dan ban biasa atau tubetype?

Perbedaan Ban Tubeless Dan Ban Biasa Atau Tubetype

Jika Anda penasaran untuk mengetahui perbedaan antara kedua bahan tersebut, lanjutkan terus membaca uraian berikut ini.

Ban Biasa Atau Tubetype

Ciri-ciri yang sangat terlihat pada ban tube type atau ban biasa adalah masih digunakannya ban dalam. Meskipun ban sepeda motor keluaran terbaru sekarang ini berangsur-angsur berpindah ke ban tubeless, akan tetapi ban jenis ini penggunanya masih cukup banyak.

Rata-rata, ban biasa atau tubetype dipakai di sepeda motor generasi lawas atau dengan mesin ber CC kecil. Keistimewaan dari ban biasa yaitu dapat dipasang di velg SW atau spoke Wheel dan pada velg CW atau casting Wheel. Intinya, pemasangan ban biasa lebih fleksibel.

Berbicara mengenai harga, ban biasa tipe tubetype masih masuk ke dalam kategori murah dibandingkan dengan ban tubeless. Efek positifnya adalah bisa lebih berhemat. Hanya saja, tekstur dari ban tubetype berbeda, yakni tidak keras dan mudah bocor. Apabila terjadi kebocoran dapat diatasi dengan cara mengganti ban dalam atau menambalnya saja.

Ban Tubeless

Para pengguna moge atau motor gede sudah tidak asing lagi dengan pemakaian ban tubeless. Bahkan, dirasa kurang pas apabila tidak memakai ban jenis tubeless. Perbedaan yang cukup mendasar dari ban tubeless adalah tidak memakai ban dalam. Lantas, jika tidak memakai ban dalam Apakah tidak bocor? Tentunya tidak, sebab bahan yang dipakai di dalam membuat ban tubeless cukup berbeda dan bisa menahan angin diantara velg dan ban.

Ban tipe tubeless mempunyai keistimewaan jika dibandingkan dengan ban tipe tubetype yakni tahan lama. Kenapa disebut tahan lama? Sebab ban tubeless bisa menahan adanya kebocoran apabila terkena paku. Bagian lubang paku bisa menutup sehingga memiliki kegunaan menahan kebocoran.

Namun, apabila lubang bekas paku cukup besar, maka kebocoran tetap saja terjadi. Selain itu, bahan baku yang dipakai juga lebih baik dibandingkan bahan baku dari ban biasa. Efeknya menjadi lebih awet serta memiliki daya cengkram ke jalan yang lebih baik. Meskipun pada dasarnya tingkat ketahanan dari ban sepeda motor sangat dipengaruhi teknik dari berkendara masing-masing rider.

Dari sisi perawatan, ban tubeless lebih mudah sebab tidak memakai ban dalam. Dari keunggulan ini pula yang menjadikan ban tubeles cukup jarang mengalami kebocoran dan tentunya menjadikan anda tidak perlu terlalu sering pergi menambal ban ke tukang tambal. Intinya, Anda bisa lebih berhemat.

Terdapat kelemahan yang dimiliki pada ban tubeless. Kelemahan yang pertama adalah Apabila terjadi kebocoran maka tukang tambal ban yang bisa menambalnya bukan tukang tambal biasa. Selain itu, ban tubeless hanya dapat dipasang pada velg khusus, yakni yang bertipe CW atau casting Wheel dan tentunya tidak akan dapat dipasang pada velg lawas atau velg konvensional yang memakai ruji.

Berbicara mengenai harga, ban tubeless memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan ban biasa. Apabila ban tubeless mengalami kebocoran dengan lubang cukup besar, maka hampir pasti harus diganti dengan yang baru. Biaya yang harus dikeluarkan tentu semakin mahal. Intinya, harga akan sebanding dengan kualitas yang dimiliki.

Kesimpulan

Jenis ban apakah yang akan anda gunakan? Apakah ban tubeless atau ban biasa jenis tube type? Semuanya terserah kepada anda. Setelah anda memahami perbedaan antara ban tubeless dan ban biasa atau tubetype maka tentunya anda sudah mampu untuk mengambil keputusan jenis bahan apa yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan penggunaan dan budget masing-masing. Terima kasih dan semoga bermanfaat